Showing posts with label OS. Show all posts
Showing posts with label OS. Show all posts

OS Android 4.1 (Jelly Bean)




Sistem operasi Android kini sudah mencapai versi 4.0 mulai dari Froyo, Gingerbread, Honeycom dan Ice Cream Sandwich. Namun dikutip dari 9to5Google Google sedang mempersiapkan versi 4.1 yang akan disebut Jelly Bean.

Percepatan ini diharapkan bisa rampung sesuai rencana agar nantinya bisa bersaing dengan kehadiran Windows 8 besutan Microsoft. Sistem operasi Android 4.1 dengan nama sandi Jelly Bean ini rencananya akan dirilis pada kuartal kedua di tahun 2012 ini.

Versi baru dari sistem operasi Android ini dikabarkan akan dioptimalkan untuk tablet. Selain itu Jelly Bean juga dikabarkan akan mendukung sistem operasi ganda atau dual boot, sehingga pengguna dapat berpindah dari Windows ke Android tanpa melakukan shut down salah satu OS.

Android 4.1 akan mengintegrasikan fungsi sistem Chrome sehingga memungkinkan bisa digunakan secara bergantian dengan sistem operasi lain. Nantinya para vendor bisa memilih untuk mengadopsi Android 4.1 saja atau menambahkan Android 4.1 pada perangkat berbasis Windows 8.
Android 4.1 akan lebih dioptimalkan bagi penggunaan layar yang lebih besar. Jadi selain bisa digunakan pada tablet PC, Google juga berharap nantinya akan mendapat kesempatan untuk memasuki pasar notebook dan netbook.

Bocorannya adalah, Android terbaru ini akan memiliki kemampuan dual-boot Chrome OS. Platform berbasis cloud ini saat ini masih berjuang agar berdampak pada kemajuan Android dan jika terbukti bisa, maka Google berencana menggunakan Android ini.

Konon, Dual-boot akan membuat Android 4.1 Jelly Bean lebih mudah masuk ke pasar perakit komputer. Apalagi mengingat popularitas Asus Transformer Prime, dimana ada ceruk untuk komputer ultra-portabel dengan baterai yang bisa bertahan sangat lama, pun dengan kinerja yang baik, meski tidak berjalan pada OS desktop biasa seperti Windows atau Linux.
Android 4.1 Jelly Bean dijadwalkan rilis pada tanggal 27 Juni mendatang pada acara Google I / O dimulai.

Dengan beredarnya rumor peluncuran Android 4.1, banyak mitra Google tidak akan menggunakan Android 4.0 pada perangkat barunya dan lebih menunggu peluncuran Android 4.1.
Menurut rumornya kehadiran Android Jelly Bean ini akan menggantikan fitur-fitur yang belum sempat dirilis pada masa Android sebelumnya yaitu pada era Android V4.0 (Ice Cream Sandwitch), seperti salah satunya fitur Game Charge yang akan membuat Android Jelly Bean menjadi OS Android khusus untuk para pengguna Game. Sebenarnya fitur Game Charge ini akan dirilis pada saat era Android V4.0, tetapi dengan berbagai alasan dari Google.inc fitur Game Charge ini tidak jadi di rilis pada saat era Android V4.0. Nah, kemunculan OS baru Android ini di harapkan bisa memberikan angin segar kepada para gamer’s untuk dapat menyalurkan hasrat bermain game-nya, tentunya dengan segala aspek dan kinerja yang lebih baik dari sebelumnya.

Tidak sampai disitu saja kehadiran si Android Jelly Bean ini juga dilengkapi fitur-fitur baru pendukung kinerja pengguna yang tidak dimiliki oleh OS Android sebelumnya selain fitur Game Charge, di antaranya seperti Full Chrome Browser, File Manager, Virtual Keyboard, Power Efficiency, dan yang tidak boleh ketinggalan adalah fitur Faster OS.

review  fitur android 4.1,
1. Full Chrome Browser Adalah fitur browser Google Chrome yang sama dengan versi browser OS sebelumnya, tetapi pada OS Android Jelly Bean ini fitur browser tersebut divisualisasikan sama persis dengan browser yang ada pada PC atau laptop. Jadi kehadiran Si Jelly Bean ini bisa memberikan nuansa yang sama dengan apa yang ada di laptop, tentu dengan menyamakan ukuran pada smartphone yang dipakai.

2. File Manager: Adalah fitur untuk menata data aplikasi pada memori di smartphone, di mana fitur ini hadir untuk mengefisiensikan penggunaan File Manager lama yang merupakan aplikasi dari pihak ketiga. Jadi kehadiran File Manager ini langsung tertanam dalam Android Jelly Bean dan lebih “user friendly”.

3. Virtual Keyboard Adalah fitur pengembangan baru dari fitur Virtual Keyboard yang lama dengan pengubahan akses pergantian karakter dari huruf ke simbol dengan menekan tombol lebih lama. Jadi fitur ini bisa menambah kemudahan kinerja kita dalam kegiatan penulisan.

4. Power Efficiency Adalah fitur penghemat daya baterai yang langsung tertanam pada Android Jelly Bean, jadi kita tidak susah-susah lagi harus men-dowload aplikasi pihak ketiga untuk memanajemen daya baterai yang ada pada smartphone yang kita gunakan.

5. Faster OS Adalah fitur penting dalam upgrade OS yang baru, di mana setiap keluaran Operating System yang baru dipastikan ada penambahan kinerja untuk Smartphone tersebut. Seperti kecepatan loading atau semakin ringannya menjalankan aplikasi dan semacamnya, jadi kehadiran Android Jelly Bean ini bisa memberikan kinerja lebih baik dari era Android Ice Cream Sandwitch. Dan menurut gosip yang berkembang penambahan fitur Faster OS ini nantinya akan semakin mempercepat dan memperingan dalam pengoperasian/penggunaan smartphone. Untuk tujuan akhirnya sendiri dari upgrade ini adalah agar OS Android bisa berlari kencang dan cepat tanpa lagi harus menggunakan processor dual core atau quad core yang banyak digunakan oleh vendor-vendor pesaing OS Android.

(emc/berbagai sumber)


TIZEN OS



Setelah sebelumnya Nokia telah memutuskan untuk fokus di Windows Phone 7 untuk smartphone mereka di masa depan dan meninggalkan MeeGo, dan juga setelah kolaborasi Intel dan LG untuk mengembangkan MeeGo tidak jadi dilaksanakan, kini MeeGo akan diubah menjadi Tizen. Intel akhirnya ikut meninggalkan MeeGo dan lalu bekerja sama dengan Samsung untuk mengembangkan sistem operasi mobile  baru, Tizen, untuk menggantikan MeeGo.

Tizen sendiri nantinya akan menjadi sistem operasi mobile yang bersifat open source dan berbasis linux serta dapat digunakan di berbagai macam perangkat elektronik termasuk smartphone, tablet, smart TV, netbook, dan sistem hiburan di mobil. Tizen juga mendukung aplikasi berbasis HTML 5 dan WAC.

Intel dan Samsung adalah yang termasuk juga dalam proyek Tizen, dimana mereka akan berperan sebagai Lead Developer. Intel akan mensupport Tizen dengan program Intel AppUp developer dan juga dengan program developer yang berbasiskan HTML5 dan WAC standards.

Selain itu bergabung juga LiMo Foundation yaitu sebuah konsorsium telekomunikasi yang beranggotakan ACCESS, Panasonic Mobile, NEC Casio, NTT DoCoMo, Samsung, SK Telecom, Telefonica, dan Vodafone.

Sama seperti MeeGo, Tizen akan mensupport bermacam-macam device seperti Tablet, Netbook, Handphone, SmartTV, dan Device lainnya. Tizen rencananya akan dirilis pada Q1 tahun 2012, dimana produk pertama berbasi OS Tizen akan keluar di pertengahan tahun 2012.

Lalu bagaimana dengan nasib para pengembang aplikasi yang mengembangkan aplikasi di platform MeeGo? Representatif MeeGo mengatakan bahwa mereka akan membantu sebisa mungkin para pengembang aplikasi untuk dapat mentransisikan aplikasi yang sudah mereka buat ke platform Tizen. Mereka juga akan mengusahakan para pengguna MeeGo agar dapat dengan mudah betransisi ke Tizen.

Uniknya, peran Samsung di pengembangan Tizen sepertinya cukup penting sedangkan Samsung sendiri saat ini sudah mendukung banyak sistem operasi mobile, sebut saja Android, Windows Phone, dan Bada. Dari yang saya ketahui, bukanlah hal yang mudah untuk suatu vendor handphone dalam mendukung banyak sistem operasi mobile. Entah apakah dengan mengepalai pengembangan Tizen itu berarti Samsung mulai bergerak menjauhi salah satu sistem operasi mobile yang mereka gunakan saat ini yang kemungkinan besar adalah Android. Cukup masuk akal jika itu terjadi karena Samsung sendiri sudah disarankan oleh pemerintah Korea Selatan untuk mengembangkan sistem operasi mobile sendiri setelah Google mengakuisisi Motorolla Mobility.

Dengan jalur panjang pengembangan MeeGo yang sebelumnya adalah gabungan dari Intel Moblin dan Nokia Maemo dan sekarang akan diganti dengan Tizen, sepertinya akan sulit untuk merayu pengembang aplikasi karena ketidak konsistenannya. Namun, kita lihat saja apakah Tizen nantinya akan dapat sukses dan mengungguli sistem operasi mobile lainnya. Kabarnya Tizen akan dirilis di awal tahun 2012 dan handphone berbasis Tizen akan dirilis pada pertengahan tahun 2012.

Kunjungi Blog Developer Tizen

Sekilas Windows 8



Microsoft secara resmi akhirnya merilis sistem operasi terbarunya Windows 8 dalam konferensi BUILD yang dihadiri ribuan pengembang aplikasi di Anaheim, California, Selasa (13/9/2011). Presiden Divisi Windows Microsoft, Stefen Sinofsky menyebut Windows 8 sebagai perubahan besar yang pernah dilakukan Microsoft setelah Windows 95.

"Rasanya seperti sistem yang berbeda," kata Sinofsky yang sebelumnya sudah berpengalaman memimpin pengembangan Windows 7. "Cepat, luwes, segar, dan penuh energi," ujarnya. Dalam presentasinya, ia menjelaskan bahwa Windows 8 memang akan menawarkan pengalaman baru dibanding sistem operasi sebelumnya yang mendukung penuh fitur layar sentuh dan bisa digunakan di semua jenis perangkat baik PC maupun tablet.

Situs The Windows Club (www.thewindowsclub.com) sempat menguak sedikit tentang Windows anyar ini, seperti apa? Menurut situs tersebut, Windows 8 memiliki antarmuka yang cukup cantik serta dioptimalkan untuk perangkat berlayar sentuh (touch screen), Microsoft menyebutnya sebagai gaya Metro (Metro style). Semua kontrol di Windows 8 sepertinya akan menyenangkan jika dilakukan lewat sentuhan. Begitupun dengan “rasa” browsing dengan Internet Explorer yang meletakkan tampilan situs tepat di tengah perangkat yang menggunakan Windows. Meski demikian, Windows 8 tetap dapat dipakai di perangkat PC desktop biasa dengan memakai mouse.
Aplikasi-aplikasi di Metro disebut-sebut lebih mudah “diajak” kerjasama serta dapat berkomunikasi antara satu dengan lainnya dengan lebih baik. Sebagai contoh, kita bisa dengan mudah memilih lalu mengirim foto lewat email dari tempat berbeda, seperti: Facebook, Flickr (portal foto online) atau dari hard disk. File foto tadi, berikut file-file data lain, dengan mudah bisa disinkronisasikan ke perangkat lain yang menggunakan Windows 8 melalui internet (cloud) dengan bantuan layanan Sky Drive dari Microsoft.

Dari sisi tampilan, sistem operasi ini menyajikan menu yang segar seperti Windows Phone 7. Layar pertama langsung menyajikan kumpulan informasi dari aplikasi-aplikasi yang sedang dipakai dan menu yang disusun rapi dengan desain yang disebut Metro. Dari menu awal, penggunannya juga bisa langsung mengakses daftar teman dalam jejaring sosialnya dan menu-menu favorit cukup menggeser layar dengan sentuhan jari.

Software ini juga mendukung berbagai platform hardware. Tidak seperti versi-versi Windows sebelumnya yang hanya mendukung arsitektur prosesor x86, Windows 8 juga mendukung chip ARM yang banyak dipakai di perangkat tablet umumnya. Bentuk perangkatnya pun bisa jauh lebih ramping dan tipis serta bakal punya daya tahan baterai lebih lama.

Sinofsky memastikan bahwa semua software yang berjalan di Windows 7 akan juga bisa dipakai pada Windows 8. Sedikit berbeda adalah dalam hal pendekatan pengguna untuk mengakses beberapa jenis aplikasi. Kalau sistem operasi sebelumnya memaksa pengguna selalu membuka aplikasi satu demi satu, pada Windows 8 kolaborasi antaraplikasi mulai diterapkan. Misalnya lewat fitur yang memungkinkan pengguna mengakses informasi email, Twitter, dan jejaring sosial dalam satu tampilan.

Saat ini, Windows 8 memang baru diperkenalkan untuk para pengembang karena baru versi developer preview. Belum ada kepastian kapan software ini akan mulai didistribusikan ke pasar. Masih harus melalui tahap beta, release candidate, dan release to manufacturing, sebelum didistribusikan. "Kami pastikan dulu kualitasnya dan tidak tergantung pada tenggat waktu," ujar nya.

Windows 8 nantinya bisa berjalan di beragam sistem dengan beragam ukuran layar. Ia mendukung prosesor berbasis arsitektur ARM dan prosesor  x86 (termasuk 32bit dan 64bit). Ini berarti selain di tablet PC Windows 8 juga bisa dijalankan di netbook, notebook atau desktop PC. Bahkan Microsoft mengklaim produknya ini bisa dijalankan mulai dari tablet berukuran 10 inci sampai layar berdefinisi tinggi ukuran 27 inci.

Berikut fitur-fitur baru di Windows 8 yang tidak ada di Windows versi sebelumnya, sekaligus sejumlah kelemahannya menurut developer :

  • Metro multitasking. Jika sobat menggunakan aplikasi Metro (untuk tablet) di Windows 8, screen akan menampilkan dua aplikasi secara berjajar. Untuk pemula hal itu tidak akan menjadi masalah besar. Namun bagi advanced user, kemampuan Metro dengan multitasking hanya untuk dua aplikasi merupakan kelemahan yang fatal.
  • Tumpang tindih Metro UI dan Aero UI. Developer menemukan adanya pergantian secara terus-menerus yang terjadi antara tile-based Metro UI dan glassy Aero UI. Hal tersebut dinilai tidak masuk akal dan sangat membingungkan. Berpindah dari aplikasi Metro dan aplikasi desktop sangat sulit dilakukan.
  • Metro memang bisa bekerja baik di tablet tapi UI tersebut sangat tidak kompatibel jika digunakan pada desktop. Sulit dilakukan untuk sobat yang menggunakan Notebook. Sehingga secara default Windows 8 tidak mungkin bisa melakukan booting ke Metro UI. Dengan kata lain Microsoft perlu memberikan kill-switch untuk mematikan Metro UI.
  • Sulit berpindah antar screen. Tidak adanya fungsi Alt-Tab seperti saat bekerja dengan desktop dan keyboard untuk berganti dari satu app ke app yang lain mungkin merupakan hal yang sangat sulit. Sebagai gantinya, di Windows 8 Metro UI kita tidak bisa menggunakan pointer atau finder untuk meletakkan screen di sisi kiri dan melakukan drag. Kedengarannya sangat sepele, tapi masalah akan muncul saat kita bekerja dengan banyak aplikasi. Tidak ada cara cepat dan mudah untuk berganti antar aplikasi. Jika menggerakkan mouse ke arah kiri maka sebuah icon akan pops up. Dan jika tidak tepat maka kita harus klik beberapa kali atau mencoba lagi.
  • Tiles. Saat Microsoft memperkenalkan System Tray, fitur tersebut disebut sebagai hal penting sehingga didesain agar user mudah mengaksesnya dan melihat status dari aplikasi tertentu akan sangat cepat dilakukan. Tapi kini dalam Windows 8, System Tray malah akan sangat mengganggu. Di Windows 8, Metro UI desktop akan manjadi System Tray terbaru. Setiap aplikasi akan membutuhkan system tray. Dan semakin banyak aplikasi yang dijalankan, maka system tray akan menggelembung. Meski Microsoft berjanji akan memberikan aplikasi yang ringan dan mudah dijalankan, namun jika menggunakan iTunes untuk streaming dan ada banyak aplikasi lain yang dijalankan, bisa kita bayangkan apa yang akan terjadi pada tablet kesayangan kita. Crashed!

  • Tidak ada opsi untuk mengubah tiles menjadi icons. Ukuran tiles terkecil, tampilannya masih terlalu besar. Saat nantinya kita menginstall banyak aplikasi maka screen Metro akan terlihat semrawut.

Sama seperti Windows 7 dahulu, Microsoft kini juga menyediakan download gratis Windows 8 ke publik untuk diuji coba dan memberikan review tentang kemampuan windows ini. Microsoft berharap, bahwa pengguna akan memberikan masukkan dan kritikan yang membangun untuk pengembangan windows 8 ini menjadi lebih baik.


Jika anda tertarik untuk mencoba menggunakan Windows 8 (pre-beta) ini, anda dapat mendownloadnya langsung dari situs pengembang microsoft.

Untuk dapat mencoba menggunakan Windows 8 ini sebaiknya anda memiliki spesifikasi komputer minimal :

  • 1 gigahertz (GHz) or faster 32-bit (x86) or 64-bit (x64) processor
  • 1 gigabyte (GB) RAM (32-bit) or 2 GB RAM (64-bit)
  • 16 GB available hard disk space (32-bit) or 20 GB (64-bit)
  • DirectX 9 graphics device with WDDM 1.0 or higher driver
  • Taking advantage of touch input requires a screen that supports multi-touch
Jika anda tertarik mencoba, anda bisa download DISINI 
Selamat Mencoba
(emc : berbagai sumber)









MEEGO OS



MeeGo adalah salah satu OS berbasis Linux yang berada dibawah Linux Foundation. MeeGo didirikan atas inisiatif Intel dan Nokia, untuk menyediakan OS untuk Netbook, Tablet dan juga untuk OS Handphone (Mobile).

Tanggal 25 Mei 2010, merupakan hari bersejarah MeeGo, pada hari itu rilis pertama MeeGo diumumkan dan dapat didownload seantero dunia, yang mereka sebut "Netbook User Experience", interface yang didisain untuk Netbook. MeeGo didisain untuk dapat bekerja di berbagai device, via common core dan beberapa interface. Contoh untuk handset interface (umumnya digunakan di phone dan sejenisnya) yang akan dirilis pada juni. Rilis pertama mereka didisain untuk developer dan distributor, dan juga sangat bagus untuk pengguna Netbook.


Intel dan Nokia menggabungkan kekuatan untuk mewujudkan era komputasi bergerak dengan meluncurkan sistem operasi MeeGo, terobosan terbaru yang menambah penuh sesaknya pasar sistem operasi.

Kemitraan antara produsen chip terbesar di dunia dan produsen telepon genggam terbesar di dunia itu mengisyaratkan sebuah tantangan langsung bagi sistem operasi mulai dari Microsoft, Google dan Apple.

MeeGo adalah sistem operasi terbuka, berbasiskan plaform Linux mirip seperti Google Android yang memadukan Maemo Nokia dan Intel's Moblin systems. Hal ini diungkappkan pada konferensi pers pada pembukaan hari pertama Mobile World Congress di Barcelona, pameran perdagangan ponsel terbesar di dunia.

Aliansi Finlandia - Amerika ini berusaha untuk menciptakan sebuah sistem operasi yang cocok untuk setiap perangkat yang memiliki kemampuan menjelajah internet dari smartphone, netbook, komputer tablet, televisi dan bahkan pada sistem hiburan di mobil sekalipun.

"MeeGo akan memimpin sebuah jangkauan yang lebih luas dari komputasi internet dan pengalaman komunikasi bagi konsumen dengan berbagai jenis baru perangkat bergerak," kata CEO Nokia Olli-Pekka Kallasvuo.

Meski demikian, para analis menilai kemitraan antara keduanya dapat menimbulkan situasi yang membingungkan. Sebagai contoh, Nokia sekarang mendukung sistem operasi Symbian untuk jajaran ponsel pintarnya yang juga digunakan dua pesaingnya.

Kerja sama itu juga dinilai membuat posisi CEO Intel, Paul Otellini yang duduk di jajaran direksi Google "terancam" posisinya, karena turut andil dalam meluncurkan pembunuh Android (MeeGo).

Namun Otelinni membantah terjebak dalam politik perusahaan dan tetap berpikir positif. Ia mengatakan, kolaborasi ini akan menghadirkan suatu pengalaman baru yang lebih baik di berbagai jenis perangkat, dan didukung oleh berbagai industri yang berbeda.

Persaingan pasar sistem operasi bergerak didominasi Nokia dengan Symbiannya, diikuti RIM Blackberry dan Apple

Meego versi 1.0
Meego, sistem operasi baru yang terbuka hasil kerjasama Intel dan Nokia telah dirilis untuk versi 1.0 dengan target perangkat netbook. Untuk tepatnya istilah lengkap dari sistem operasi Meego versi 1.0 yang dirilis adalah Meego Core Software Platform dan MeeGo Netbook User Experience.

Meego ini mirip dengan Moblin yaitu versi sebelumnya dari Meego. Perlu diketahui bahwa Meego ini adalah gabungan antara Moblin dengan Maemo. Meego ini memiliki user interface yang asik dan memudahkan kita untuk update social network maupun software komunikasi lain seperti email maupun penjadwalan dengan kalender.
Meego 1.0 ini terdiri dari komponen berikut:

2.6.33 untuk Linux Kernel
Udev dan Device Kit
guPnP
File system Btrfs
X.org
Ofono telephony stack
Bluez Bluetooth stack
QT 4.5.2
Google Chrome atau Chromium

Meego versi 1.1
Para pengembang Meego sistem operasi utk perangkat mobile dibangun di atas Linux yang merupakan hasil kerjasama Nokia & Intel baru saja mengumumkan rilis Meego 1.1 terbaru yang menyediakan dasar yang solid untuk perangkat dari vendor dan pengembang untuk mulai membuat perangkat lunak dengan target berbagai perangkat yang menggunakan arsitektur Intel Atom dan ARMv7 .

Yang unik dari rilis ini adalah adanya rilis User Experience 1.1 untuk Meego yang ditargetkan untuk sistem hiburan dalam kendaraan seperti mobil. Tampak pada gambar berikut tampilan home.

Rilis Meego 1.1 meliputi:
Core OS 1.1 – basis konsolidasi sistem operasi umum bagi semua UXs
Netbook UX 1.1 – set lengkap aplikasi inti untuk netbook
In-Vehicle (INP) UX 1.1 – menyertakan contoh INP layar awal dan taskbar dibangun dengan Qt 4.7 dan speech recognition
Handset UX 1.1 – snapshot UX mengimplementasikan dasar pengembangan teknologi untuk panggilan suara, pesan SMS, web browsing, musik dan pemutaran video, melihat foto, dan manajemen koneksi
SDK 1.1 Beta – SDK untuk MeeGo Core OS dan UXs didukung akan dirilis pada hari-hari mendatang sebelum konferensi KTT MeeGo di Dublin.
Core 1.1 OS menyediakan satu set lengkap memungkinkan teknologi untuk komputasi mobile.


MeeGo stack berisi : Linux Kernel 2.6.35, X.org 1.9.0 server, Web Runtime, Qt 4.7, dan Qt Mobilitas 1.0.2, mendukung kontak, lokasi, pesan, multimedia, dan kerangka sensor dan pelayanan yang juga mencakup sejumlah komponen terdepan, seperti telepon oFono stack, koneksi ConnMan manajer, pengindeks data Tracker, yang Telepati real-time komunikasi kerangka, kerangka Buteo sync, dan masih banyak lagi.

Teknologi Meego ini dibawa ke pengembang aplikasi melalui API MeeGo, yang didasarkan pada Qt dan teknologi lainnya, seperti MeeGo Touch Framework. Selain itu, dengan versi terbaru Qt 4.7 pengalaman pengembang MeeGo kini ditingkatkan dengan adanya QML, yang memudahkan karena dapat menggunakan teknologi scripting untuk mengembangkan aplikasi GUI sentuhan dan animation-enabled.

Update Berita Teknologi